Iklan Atas Zona Muslim

5 Langkah Mengatasi Defisit Keuangan Diakhir Bulan
4/ 5 stars - "5 Langkah Mengatasi Defisit Keuangan Diakhir Bulan" Diantara masalah yang sering dikeluhkan oleh ibu-ibu rumah tangga adalah kondisi akhir bulan yang sudah defisit anggaran keuangannya. Buk...

5 Langkah Mengatasi Defisit Keuangan Diakhir Bulan

Admin

Diantara masalah yang sering dikeluhkan oleh ibu-ibu rumah tangga adalah kondisi akhir bulan yang sudah defisit anggaran keuangannya. Bukan hanya ibu rumah tangga masalah ini juga sering menimpa anak-anak mahasiswa atau anak kost-kostan. Tentu ini bukan masalah sepele apalagi dalam hidup rumah tangga. Jika persoalan ini tidak segera dicarikan solusinya bisa berakibat pada keretakan hubungan dalam sebuah keluarga. Lalu apa masalahnya?

Persoalannya satu: yaitu anggaran yang habis sebelum waktunya. Kenapa masalah ini menjadi begitu umum dialami oleh hampir ibu rumah tangga? Hal Ini mungkin disebabkan oleh hal-hal berikut:

Pertama, Terlalu sibuk sehingga tidak sempat membuat rencana.

Kedua, Merasa tidak perlu membuat anggaran pengeluaran karena pendapatannya dirasa cukup.

Ketiga, Merasa dirinya pandai dalam mengatur uang berbelanja sehingga yang dibeli hal-hal yang perlu saja.

Keempat, Takut membuat rencana karena adanya hal-hal yang tidak menyenangkan.

Alasan-alasan itu bisa terjadi pada siapa saja, orang kaya atau miskin, mahasiswa atau bahkan mungkin juga ibu yang sudah cukup lama menikah. Ini merupakan masalah klasik tapi selalu ada sampai sekarang.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Jawabnya pasti sudah sering kita dengar: Buat anggaran! Jawaban yang mudah Tapi pada pelaksanaannya sering kacau di tengah-tengah jalan. Iya kan?

Lantas, langkah-langkah apa yang harus dilakukan supaya keuangan tak selalu kedodoran tiap akhir bulan.

Secara umum, ada lima langkah dalam proses perencanaan keuangan :

1. Update informasi terbaru tentang harga-harga


Saat ini banyak cara untuk memperoleh informasi tentang perkembangan harga barang. Dengan bermodal hp android dan kuota ibu-ibu bisa dengan mudah update informasi terkini tentang perkembangan harga. Termasuk informasi mengenai harga barang. Selain mencari informasi melalui internet juga bisa mengunjungi tempat-tempat yang menjual barang dengan harga agak murah atau paling tidak standar. Selain itu, harus diketahui pengeluaran-pengeluaran apa yang rutin dilakukan, misalnya beli sabun berapa buah untuk sebulan, beras berapa kilo biasanya dihabiskan dalam sebulan, uang transport atau bensin yang biasanya digunakan. Dan hal-hal lain yang berhubungan dengan informasi pengeluaran kita. Kemudian catat pula keadaan keuangan kita, berapa income yang diperoleh tiap bulan, berapa uang yang diberi orang tua atau suami tiap bulan, berapa uang yang kita dapat dari kegiatan lain seperti memberi les privat, dan lain sebagainya.

2. Mengidentifikasikan tujuan


Buat tujuan dari keuangan yang kita peroleh secara rutin. Misalnya tujuan jangka pendek: belanja kebutuhan pokok untuk sebulan, bayar listrik, air, koran, kuota internet dan biaya tronsportasi untuk sebulan.

Bila perlu buat rencana jangka panjang, misalnya menabung untuk biaya pendidikan anak dan menyisihkan sedikit uang untuk membeli rumah atau bila tidak memungkinkan, untuk biaya kontrakkan tahun depan.

3. Membuat analisis kondisi keuangan saat ini dan mendatang


Termasuk langkah penting dalam mengatur keuangan bulanan adalah membuat analisis untuk saat ini dan kemungkinan tercapainya tujuan. Setelah terkumpul informasi pada langkah pertama dan tujuan pada langkah kedua, buat analisis mengenai keadaan sekarang dan yang akan datang. Sering-seringlah memantau situasi ekonomi, dan cek saldo ATM jika ada. Dan cepat-cepat melakukan antisipasi bila ada kemungkinan harga melonjak. Caranya, perketat anggaran biaya dibulan sebelumnya, sehingga apabila bulan depan harga-harga naik, keuangan kita tidak kacau.

4. Tidak Belanja diluar rencana


Semua tujuan yang sudah dibuat pada awal bulan hendaknya dipenuhi terlebih dahulu. Jangan melakukan pembelian yang tidak tercantum dalam tujuan sebelum mendapat pemasukan lagi (gajian). Tahan keinginan untuk membeli benda-benda yang tidak terlalu dibutuhkan. Dan bila sangat dibutuhkan, namun waktunya tidak mendesak, belilah diakhir atau awal bulan depan.

5. Lakukan Evaluasi secara periodik


Lakukan evaluasi secara berkala pada tiap akhir bulan. Koreksi dan cek lagi kesalahan apa yang diperbuat bila ternyata pendapatan tetap tidak mencukupi. Buat lagi anggaran belanja yang baru berdasarkan pengalaman yang sebelumnya. Hal-hal di atas mungkin terkesan sedikit rumit. Apalagi untuk kalangan mahasiswa yang sering ujian, tugas, praktikum, dan kesibukan-kesibukan lain. Tapi apa salahnya meluangkan waktu sekurang kurangnya seperempat jam untuk memikirkan ini. Tidak terlalu lama, mungkin di sela-sela menunggu perkuliahan atau disaat santai. Insya Allah, dengan membuat anggaran seperti ini kita tidak perlu lagi pusing diakhir bulan, terutama untuk yang tinggal jauh dari orang tua (kost) dan juga buat yang sudah berkeluarga tidak perlu lagi membuat suami ikut bingung karena biaya sudah habis. Dan dengan membuat anggaran belanja ini, insya Allah kita tetap dapat berinfaq tanpa harus mengganggu keuangan tiap bulan. Wallohu a'lam.

Yang Baru Zona Muslim

Lihat semua

Ikuti kami & Dapatkan update terbaru