Iklan Atas Zona Muslim

Kunci Keberhasilan Amal Jama'i Untuk Setiap Aktivis Dakwah
4/ 5 stars - "Kunci Keberhasilan Amal Jama'i Untuk Setiap Aktivis Dakwah" Amal jama'i merupakan langkah penting dalam mencapai keberhasilan dari suatu proyek besar. Proyek da'wah yang besar dan luas tid...

Kunci Keberhasilan Amal Jama'i Untuk Setiap Aktivis Dakwah



Amal jama'i merupakan langkah penting dalam mencapai keberhasilan dari suatu proyek besar. Proyek da'wah yang besar dan luas tidak hanya akan menjadi ringan melainkan terasa lebih menyenangkan dengan amal jama'i. Karena itu, pembagian kerja yang tidak merata dalam amal jama'i sedikitnya akan berpengaruh terhadap keberhasilan da'wah. Pembagian kerja seperti itu, jika dibiarkan, akan mengakibatkan mandulnya potensi dari beberapa anggota. Tentu saja, keadaan ini membuat keberhasilan da'wah semakin jauh.

Melihat Realita

Fenomena dilapangan, ada beberapa aktivis da'wah yang berhenti melakukan interaksi dengan organisasi da'wah serta program-programnya; Kelemahan dalam melaksanakan tugas operasional; Menyebarnya sikap malas dan jenuh, yang bersumber dari beberapa personil organisasi da'wah; Ketidakhadiran beberapa personil dalam aktivitas yang ditentukan organisasi da'wah; dan Banyaknya sasaran da'wah yang tak terealisasi.

Penyebab

Diantara faktor penyebab lemahnya "produktifitas" seorang aktifis dakwah adalah disebabkan beberapa faktor berikut ini :

1. Senantiasa dihantui oleh kegagalan yang pernah dilakukan dimasa lalu. Akibatnya, banyak ragu dalam melaksanakan aktivitas, lambat dalam mengambil keputusan, serta juga kurang yakin (ragu) ketika harus mendelegasikan beberapa tugas kepada sesama aktivis. Semestinya Kegagalan -dalam hal ini dakwah- justru dijadikan tantangan untuk memacu kemampuan diri untuk berbuat yang lebih baik.

2. Aktivis da'wah, terutama pimpinan organisasi, yang terlalu banyak terlibat dalam proyek-proyek da'wah sehingga berpengaruh pada proses kaderisasi dan pelatihan anggota kurang terpenuhi secara maksimal. Kasus ini akan menimbulkan masalah besar manakala sang pemimpin mengajukan udzur pada waktu.

3. Markaziyah atau pendelegasian tugas hanya diberikan pada beberapa personil yang “sudah terbukti” keberhasilannya dalam melaksanakan tugas, dengan mengesampingkan personil lain. Sehingga Terus menerus memakai orang yang sama dalam berbagai aktivitas, meski dilandasi kepiawaiannya, disamping juga akan menimbulkan permasalahan bila yang bersangkutan memiliki udzur, dan semakin meminimkan sarana latihan personil lain dalam mengemban tugas.

4. Kurangnya motivasi di antara anggota organisasi da'wah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Islam memerintahkan ummatnya untuk memanfaatkan semua potensi apapun yang dimiliki untuk keridhaan Allah SWT. Yang patut disadari dalam hal ini adalah Setiap orang pasti memiliki manfaat dan kelebihan.

5. Tak ada inisiatif untuk mengerahkan beberapa personil bagi proyek-proyek uji coba untuk menyingkap atau mengembangkan muyul (kecenderungan), bakat, atau kemampuan personil. Hal ini juga terkait dalam program kaderisasi yang harus ditempuh setiap organisasi da’wah.

6. Pemberian tugas yang hanya berdasarkan permintaan, bukan berdasarkan ragam kemampuan dan potensi yang ada pada setiap personil organisasi. Suasana ini akan membentuk sikap organisasi dan personilnya menjadi jumud, sulit berkembang, mengekang kreativitas dan tidak dinamis.

7. Memberi penilaian negatif kepada seorang aktivis hanya lantaran satu kasus kesalahannya tanpa melihat atau mempertimbangkan kasus-kasus lain, serta bagaimana sikap seseorang itu terhadap da'wah dalam masalah lain.Padahal melakukan kesalahan -tanpa sengaja- adalah hal wajar dalam beramal. Semakin sering beramal, akan meminimkan tingkat kesalahan.

8. Tidak adanya training untuk pengasahan potensi dan latihan bagi aktivis da'wah. Semestinya Berbagai pelatihan di berbagai bidang penting digalakkan di kalangan anggota organisasi da’wah.

9. Rasa kurang percaya diri atau merasa kalah sebelum berbuat. Perasaan ini, adakalanya didukung oleh karakter diri atau suasana yang kurang memberi kepercayaan pada yang bersangkutan.

10. Kebijakan pimpinan yang mengendurkan semangat anggota. Bentuk kebijakannya bisa melalui kebijakan yang ekstra ketat dalam beramal, dan sebagainya.

11. Penentuan sasaran yang terbatas dan kaku, yang cenderung menekan dan menghalangi kreativitas.

Solusi

1. Meletakkan landasan motivasi yang benar dalam melahirkan kemampuan serta potensi pribadi. Tidak melandaskan motivasi secara materi saja.

2. Meningkatkan rasa percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Tidak didominasi perasaan takut bersalah. Tapi lakukan tugas sesuai kemampuan. Allah SWT berfirman, "Dan bertaqwalah kalian semampunya."

3. Mendorong dan memotivasi para anggota organisasi da'wah meskipun dalam masalah yang kelihatannya ringan, sebab hal itu kelak akan berkembang.

Pernah ada yang mengatakan kepada Imam ath-Thahari di saat kanak-kanaknya: “Tulisanmu mirip seperti tuisan ulama.” Ternyata athThabari kemudian menjadi salah seorang ulama.

4. Membuka kesempatan yang luas kepada setiap aktivis untuk menerapkan semua usulan-usularmya, walaupun seolah sepele dan tak begitu menghasilkan. Selama hal tersebut tak berlawanan dengan prinsip-prinsip da'wah.

5. Membuka kesempatan seluas-luasnya kepada semua personil da’wah untuk menyingkap atau mengeluarkan potensi mereka. Seorang pimpinan yang hanya mengandalkan orang-orang tertentu, sama halnya dengan menghalangi orang lain untuk mengembangkan potensinya.

6. Tidak markaziyah (terfokus pada beberapa orang) dalam pemberian tugas atau kepercayaan.

7. Tidak membatasi pimpinan da'wah kepada satu orang saja. Tapi sebaiknya harus dilewati oleh lebih dari satu orang, sehingga dapat menyingkap potensi yang ada.

8. Meneliti faktor-faktor penghalang timbulnya potensi yang ada pada beberapa aktivis da'wah. Banyak potensi yang mereka miliki, tapi tidak disadari karena faktor-faktor penghalang.

9. Sikap terus terang personil organisasi dengan mengungkapkan potensi yang dimiliki.

Demikian ulasan untuk mengurai masalah amal jamai dalam proyek dakwah ilalloh. Semoga Alloh senantiasa membimbing kita dan meneguhkan langkah kita dijalan dakwah-Nya. Aamiin

Yang Baru Zona Muslim

Lihat semua

Ikuti kami & Dapatkan update terbaru